Mekar Otomotif logo Mekar OtomotifCatatan motor harian
Panduan Servis

Cara Bleeding Rem Motor Buang Angin Palsu Sendiri

Bleeding rem motor adalah proses membuang gelembung udara yang terjebak di dalam jalur minyak rem, biasa disebut angin palsu, yang membuat tuas rem terasa dalam atau ngempos meski kampas dan minyaknya masih dalam kondisi baik.

Illustration for Cara Bleeding Rem Motor Buang Angin Palsu Sendiri

Bleeding rem motor adalah proses membuang gelembung udara yang terjebak di dalam jalur minyak rem, biasa disebut angin palsu, yang membuat tuas rem terasa dalam atau ngempos meski kampas dan minyaknya masih dalam kondisi baik. Gejala ini beda dari rem blong yang biasanya karena minyak rem habis atau kampas sudah tipis.

Banyak pengendara langsung membawa motornya ke bengkel begitu tuas rem terasa aneh, padahal proses bleeding sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah dengan alat sederhana asal paham urutan langkahnya dan sabar mengulang prosesnya sampai tuntas.

Jawaban Singkat

Bleeding rem motor dilakukan dengan cara menekan tuas rem berulang kali sambil membuka nipel bleeding di kaliper supaya udara yang terjebak di dalam selang keluar bersama sedikit minyak rem, digantikan minyak rem baru yang bebas gelembung. Prosesnya perlu diulang beberapa kali sampai cairan yang keluar dari nipel benar benar bersih tanpa gelembung udara, dan tuas rem kembali terasa pejal seperti kondisi normal, bukan lagi dalam atau ngempos.

Kenapa Angin Palsu Bisa Masuk ke Jalur Rem

Sistem rem cakram bekerja secara hidrolik, mengandalkan minyak rem yang tidak bisa dimampatkan untuk meneruskan tekanan dari tuas ke piston kaliper. Begitu ada udara yang masuk ke dalam jalur ini, entah lewat sambungan yang kurang rapat atau karena minyak rem sempat kosong, udara tersebut bisa dimampatkan sehingga sebagian tekanan dari tuas terbuang percuma untuk memampatkan gelembung udara, bukan mendorong piston kaliper secara penuh.

Angin palsu paling sering masuk saat mengganti selang rem, membongkar kaliper untuk servis, atau saat minyak rem dibiarkan sampai benar benar habis dalam waktu lama. Motor yang baru selesai servis besar bagian rem juga wajib menjalani bleeding sebagai langkah terakhir sebelum dipakai kembali, supaya jalur yang sempat terbuka saat pembongkaran benar benar bebas dari udara.

Ciri Rem yang Butuh Bleeding

Tanda paling khas adalah tuas rem terasa lebih dalam ditarik dibanding biasanya, atau bahkan terasa ngempos seperti menekan spons sebelum akhirnya rem menggigit. Dalam kondisi normal, tuas rem cakram seharusnya terasa pejal sejak awal ditekan, bukan perlu ditarik jauh dulu baru terasa ada tahanan.

Gejala ini kadang disalahartikan sebagai kampas rem habis atau minyak rem kurang, padahal setelah dicek keduanya masih normal. Kalau sudah begini, kemungkinan besar penyebabnya memang angin palsu yang terjebak di jalur minyak rem, bukan komponen fisik yang aus. Gejala rem bermasalah secara umum, termasuk yang lebih parah seperti rem blong, dibahas lengkap di artikel rem blong.

GejalaKemungkinan PenyebabTindakan
Tuas rem terasa dalam, akhirnya menggigitAngin palsu di jalur minyak remLakukan bleeding rem
Tuas rem ngempos total, tidak ada tahananUdara banyak atau minyak rem habisIsi minyak rem, lalu bleeding menyeluruh
Tuas rem normal tapi pengereman lemahKampas atau piston bermasalah, bukan anginPeriksa kampas dan piston kaliper

Alat yang Dibutuhkan untuk Bleeding Sendiri

Siapkan selang transparan kecil yang muat masuk ke nipel bleeding kaliper, kunci ring atau kunci pas ukuran nipel sesuai tipe motor biasanya 8 atau 10 milimeter, botol kecil untuk menampung minyak rem bekas, serta minyak rem baru sesuai spesifikasi motor. Jangan lupa lap kain untuk membersihkan tumpahan, karena minyak rem yang menempel ke cat body bisa merusak lapisan catnya kalau tidak segera dibersihkan.

Pastikan juga jenis minyak rem yang dipakai sesuai dengan yang sudah ada di reservoir motor Anda, karena mencampur jenis yang berbeda bisa merusak seal karet di sistem rem. Pemilihan jenis yang tepat dibahas lebih lengkap di artikel oli rem motor DOT.

Langkah Langkah Bleeding Rem Motor

Bleeding rem motor dengan menekan tuas berulang sambil nipel bleeding dibuka untuk mengeluarkan udara

Mulai dengan memastikan reservoir minyak rem di master silinder terisi penuh, karena kalau sampai kosong saat proses bleeding, justru bisa menambah udara baru masuk ke jalur, bukan mengeluarkannya. Pasang selang transparan ke nipel bleeding di kaliper, ujung lain selang dicelupkan ke botol berisi sedikit minyak rem supaya udara tidak masuk balik lewat selang.

Tekan tuas rem beberapa kali sampai terasa ada tahanan, tahan tuas dalam posisi ditekan, lalu buka nipel bleeding sedikit memakai kunci sampai terlihat cairan dan gelembung udara keluar lewat selang. Segera tutup kembali nipel sebelum melepas tekanan dari tuas, baru kemudian lepas tuas rem secara perlahan. Urutan menutup nipel sebelum melepas tuas ini penting, kalau terbalik urutannya, udara justru bisa tersedot kembali masuk ke jalur.

Ulangi proses tekan tuas, buka nipel, tutup nipel, lepas tuas ini beberapa kali sambil terus mengecek level minyak rem di reservoir supaya tidak sampai kosong. Lanjutkan sampai cairan yang keluar lewat selang benar benar bersih tanpa gelembung udara sama sekali, dan tuas rem mulai terasa pejal kembali saat ditekan.

Menurut saya, kesabaran adalah kunci utama proses ini. Saya pernah butuh mengulang siklus tekan dan buka nipel lebih dari 15 kali untuk satu kaliper yang anginnya cukup banyak, jauh lebih lama dari perkiraan awal. Jangan terburu buru menyimpulkan sudah bersih kalau masih ada gelembung sekecil apapun yang terlihat di selang transparan.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Bleeding Sendiri

Kesalahan paling umum adalah membiarkan reservoir minyak rem kosong di tengah proses, membuat udara baru justru masuk dan prosesnya jadi sia sia karena harus diulang dari awal. Kesalahan lain adalah membuka nipel terlalu lebar sehingga minyak rem menyembur cepat dan sulit dikontrol, sebaiknya buka secukupnya saja sampai cairan mengalir stabil.

Ada juga kebiasaan buruk membiarkan minyak rem bekas yang sudah keluar tercecer di lantai atau kena body motor tanpa segera dibersihkan. Minyak rem bersifat korosif terhadap cat, kalau dibiarkan menempel beberapa menit saja bisa meninggalkan bekas kusam yang susah dihilangkan. Selalu siapkan lap basah di dekat area kerja, dan segera seka kalau ada tetesan yang meleset dari botol penampung.

Menekan tuas rem terlalu cepat berulang kali tanpa jeda juga bisa memicu gelembung udara kecil terbentuk dari proses pengocokan cairan itu sendiri, jadi lakukan dengan tempo yang stabil dan tidak tergesa gesa. Kalau setelah berkali kali diulang tuas rem masih terasa dalam, kemungkinan ada kebocoran di sambungan selang yang perlu diperiksa lebih lanjut, bukan sekadar masalah angin palsu biasa.

Kapan Sebaiknya Diserahkan ke Bengkel

Kalau sudah mencoba bleeding sendiri berkali kali tapi tuas rem tetap tidak kembali pejal, atau kalau Anda tidak yakin dengan kondisi sistem rem secara keseluruhan, lebih baik serahkan ke bengkel yang berpengalaman. Sistem rem menyangkut keselamatan langsung di jalan raya, standar kelaikan kendaraan termasuk sistem pengereman diatur dalam ketentuan yang bisa dicek lewat Korlantas Polri sebagai rujukan resmi soal kelaikan kendaraan bermotor di jalan.

Jangan mengendarai motor dengan kondisi rem yang masih terasa dalam atau ngempos meski sudah dicoba di bleeding sendiri, karena risikonya terlalu besar kalau ternyata penyebabnya bukan cuma angin palsu, melainkan ada masalah lain di sistem rem yang butuh penanganan lebih menyeluruh.

Penutup

Bleeding rem motor adalah keterampilan dasar yang layak dikuasai pemilik motor, karena angin palsu termasuk masalah yang cukup sering terjadi tapi sebenarnya bisa ditangani sendiri dengan alat sederhana dan kesabaran mengulang prosesnya. Kuncinya ada di ketelitian menjaga level minyak rem dan urutan langkah yang benar.

Kalau setelah dicoba tuas rem masih belum kembali normal, jangan ragu membawa ke bengkel karena keselamatan berkendara jauh lebih penting dibanding menghemat ongkos jasa. Rem yang bekerja optimal adalah investasi keselamatan, bukan pengeluaran yang bisa ditawar.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Berapa lama proses bleeding rem motor biasanya selesai?

Untuk satu kaliper biasanya butuh 15 sampai 30 menit tergantung banyaknya udara yang terjebak, bisa lebih lama kalau anginnya cukup banyak atau ini pertama kali dilakukan sendiri tanpa pengalaman sebelumnya.

Apakah bleeding rem motor bisa dilakukan tanpa selang transparan?

Bisa tapi lebih sulit memastikan udara sudah benar benar keluar karena tidak terlihat gelembungnya, sebaiknya tetap gunakan selang transparan meski cuma potongan kecil supaya prosesnya lebih terpantau.

Apakah setelah bleeding perlu langsung ganti seluruh minyak rem?

Tidak wajib, tapi kalau minyak rem yang lama sudah lebih dari setahun atau warnanya sudah keruh, sekalian saja diganti total selama proses bleeding sedang dilakukan.

Kenapa tuas rem masih terasa dalam meski sudah dibleeding berkali kali?

Kemungkinan ada kebocoran di sambungan selang atau seal piston kaliper yang sudah aus, sehingga udara terus masuk meski sudah dibuang berulang kali, kondisi ini sebaiknya diperiksa lebih lanjut oleh mekanik berpengalaman.

Apakah rem tromol juga perlu bleeding seperti rem cakram?

Tidak, rem tromol bekerja secara mekanis lewat kabel atau batang penghubung, bukan hidrolik, jadi tidak ada jalur minyak rem yang bisa kemasukan udara seperti pada sistem rem cakram.

EP
Elzan Putra

Elzan naik motor setiap hari dan terbiasa membongkar sendiri keluhan ringan sebelum memutuskan apakah perlu dibawa ke bengkel. Ia menulis dari catatan servis pribadinya, lengkap dengan biaya dan waktu yang benar-benar dihabiskan.

More posts by Elzan

More in Panduan Servis

01doorganico 084goad 3hot8 4465456 after5internprogram ahandfulofblessings ahmadpc ahomcybersecurity allodialresources annodex antiquesandperiodcollectibles aotc asianworldkashmir beedlectrics bloggertemplatefree bluefeatheragency bodyweightsolution campaign08blog carfixadvisor catstreetcollective cbstvsports cnfanspurchasing committeeof500yearsofdignityandresistance covertopsdjs cs-kaiyuangame cuestacomunicaciontotal cxoutlet dancebetgame deskgearhub destinyvillastay detectmagazine di33 diamondsteelbuildings donmo dyanadropship emarsysfinance emimattl escapechan eskitarih evautoplay everythingweddings-orlando farmzone feedviewerapp foxstudiosscratch gamevui123 gleasongrade greetingsday hacklabasu haskell iw-kaiyun jagoanproperti jilidskripsi joltbusinessfinance juegodepokergratis juegospucca kaeru-festival latestmehndidesigns lestanzediottaviano litemagazines localcommunityhero lustrsazan mariashebets menswheels newwebstechs1 nikkit ootheday oxigenvpn plurfitness prefetial probudgetcarpetcleaning psychicmrsmartin pyaten qvantor rejoignezlogis rexzbot riselayouts ruchin rwxqsgd5 sakaltime shibiaowang shop-bot skrtips strcoding tetapatrium topselller uneplanteartificielle vipertechcr webtech1223411 wo-kygaming yeknava yoybuysheets zenunwa jilidskripsi jemputhoki jemputhoki ankertoto ankertoto ankertoto ankertoto ankertoto ankertoto ankertoto ankertoto ankertoto ankertoto ankertoto